Pernahkah anda mendengar istilah eksklave? Arti kata tersebut adalah suatu bagian dari negara yang berada di dalam atau dikelilingi wilayah negara lain. Contoh yang paling dekat dengan kita adalah wilayah Oecusse yang merupakan bagian dari negara Timor Leste yang terpisah dari wilayah induknya.
Mungkin kita sering melihat di peta bahwa negara Timor Leste terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama adalah wilayah utama yang berada di bagian timur Pulau Timor, sedangkan bagian kedua adalah daerah yang dikelilingi oleh propinsi Nusa Tenggara Timur.
Adanya wilayah yang terpisah itu merupakan bagian dari sejarah antara Belanda dengan Portugis pada abad ke-17. Wilayah Oecusse merupakan tempat pertama kali Portugis datang ke Pulau Timor yang pada waktu itu sebagian besar dikuasai oleh Belanda, terutama di bagian barat pulau. Dalam perkembangannya Pulau Timor terbagi menjadi dua kekuasaan, yakni bagian barat dikuasai oleh Belanda, sedangkan bagian timur dikuasai oleh Portugis. Di wilayah ini pula pemerintah Indonesia pertama kali berhasil merebut wilayah Timor pada masa integrasi tahun 1976.
Selepas integrasi, wilayah Oecusse masuk menjadi bagian dari administratif propinsi Timor Timur. Sehingga ketika referendum kemerdekaan Timor Leste, wilayah eksklave Oecusse ini menjadi bagian dari negara Timor Leste. Meski telah menjadi wilayah dari Timor Leste, kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat di distrik Oecusse ini lebih bergantung pada penduduk dari wilayah NTT dikarenakan jarak yang lebih dekat dibandingkan dengan wilayah induknya. Untuk mencapai distrik Oecusse dari wilayah induk Timor Leste diperlukan waktu 9-10 jam melalui perjalanan darat, sehingga masyarakat Oecusse cenderung untuk berinteraksi sosial dan ekonomi dengan penduduk Nusa Tenggara Timur.
foto : weadapt.org

No comments:
Post a Comment