Sunday, 7 December 2008

Sabang (Pulau We)


Pulau We atau yang lebih dikenal dengan kota Sabangnya, merupakan daerah paling barat Indonesia. Pulau ini dapat dicapai dengan menggunakan kapal feri cepat, dengan jarak tempuh sekitar satu jam dari Banda Aceh. Pulau dengan luas sekitar 156,3 km2 ini terdiri dari dua kota utama yaitu Sabang dan Balohan. Pulau ini awalnya menjadi satu dengan Pulau Sumatera, namun terpisah akibat letusan gunung berapi pada zaman Pleistosen.

Secara geografis pulau ini terletak di utara Banda Aceh, dan berhadapan langsung dengan lautan lepas di sekelilingnya. Bahkan dari pulau ini dapat terlihat Kepulauan Andaman dan Nikobar milik India. Daya tarik utama dari pulau ini adalah Tugu Nol Kilometer yang menandakan bahwa pulau inilah awal dari wilayah Kepulauan Indonesia. Dinas pariwisata Kota Sabang bahkan memberikan sertifikat sebagai tanda telah berdiri di titik nol Indonesia bagi para pendatang atau wisatawan yang telah mengunjungi tugu tersebut.

Kota Sabang merupakan daerah Zona Ekonomi Bebas, sehingga memudahkan barang-barang dari luar negeri masuk ke Sabang. Kota Sabang memiliki luas sekitar 118 km2 dan jumlah penduduknya sebanyak 23.654 jiwa (2000). Aktivitas perekonomian di kota ini adalah pertanian, dengan cengkeh dan kelapa sebagai komoditi utamanya. Meskipun kondisi alam baik pantai atau pegunungan sangat indah, namun sektor pariwisata di kota Sabang atau Pulau We masih belum tergarap dengan baik.

Pada tahun 2004 Sabang juga mengalami Tsunami, namun karena kedalaman palung-palung disekitarnya maka kerusakannya tidak terlalu parah. Sabang juga dijadikan tempat transit laut dan udara bagi bantuan korban tsunami.

Image : www.scubaaddicts.blogspot.com
Source : www.wikipedia.org